
Kisah Singkat Nabi Adam Dan Hawa
Nabi Adam 'AlaihisSalaam adalah manusia pertama yang diciptakan dari tanah oleh Allah SWT, dibentuk dengan sangat sempurna, dan ditiupkan ruh kehidupan ke dalamnya, sehingga menjadi manusia yang hidup, terdiri dari darah, daging, dan tulang.Sebelum Nabi Adam dicipkatan, Allah telah menciptakan setan dari api yang panas, kemudian menciptakan malaikat dari cahaya.
Nabi Adam diciptakan pada hari Jumat, seperti sabda Rasulullah SAW:
”Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu ia dikeluarkan darinya, dan kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari Jumat”, (HR. Bukhari dan Muslim).
Allah SWT memberitahukan kepada para malaikat tentang diciptakannya Nabi Adam.
Allah berfirman, ”Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”, (QS Al Baqarah: 30).
Para malaikat, bertanya, ”Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu, orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?”.
Dua ribu tahun, sebelum Nabi Adam diciptakan, Allah telah menciptakan Jin. Kemudian mereka menumpahkan darah, sehingga Allah SWT memerintahkan pasukan para malaikat, lalu mereka mengusirnya ke jazirah laut.
Para malaikat juga mengetahui, bahwa di antara manusia akan ada yang membuat kerusakan dan menumpahkan darah di bumi.
Jika hikmah diciptakannya manusia adalah untuk beribadah kepada Allah, maka sesungguhnya mereka (para malaikat) telah beribadah kepada-Nya.
Allah SWT berfirman, ”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”, (QS Al Baqarah: 30).
Allah SWT pasti lebih mengetahui dengan menciptakan Adam (dan keturunannya), karena akan ada di antara mereka yang menjadi Nabi-Nabi dan Rasul, para Shiddiqin, para Syuhada, para Ulama dan orang-orang yang mengamalkan agamaNya, yang mencintaiNya.
Kemudian Allah SWT mengajarkan kepada Nabi Adam, nama-nama segala sesuatu, seperti mengajarkan nama-nama yang biasa dikenal manusia, seperti manusia, hewan, tanah, laut, gunung, jenis binatang, dll.
”Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya”, (QS Al Baqarah: 31).
Allah SWT ingin menunjukkan kepada para malaikat, keutamaan Adam dan kedudukannya di sisiNya, segala sesuatu yang telah diajarkan kepada Adam.
Allah berfirman, ”Sebutkanlah kepadaKu nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar”, (QS Al Baqarah: 31).
Maka Allah SWT memerintahkan kepada Adam untuk memberitahukan kepada mereka, nama-nama benda yang tidak diketahui para malaikat. Dan Adam menyebutkan nama-nama benda yang diperlihatkan kepadaNya.
”Maha suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami”, jawab malaikat. (QS Al Baqarah: 32).
”Bukankah sudah Aku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?”, (QS Al Baqarah: 33).
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
"Allah menjadikan Adam tingginya 60 hasta, kemudian (Allah) berfirman: "Pergilah dan memberi salamlah kepada para malaikat itu, dan dengarkanlah mereka memberi hormat kepada engkau. Itulah kehormatan engkau dan keturunan engkau, lalu (Adam) mengucapkan: "Assalaamu’alaikum, maka (para malaikat) mengucapkan: "Assalaamu’alaika warahmatullaah", (para malaikat) menambahkan: warahmatullaah, maka setiap orang yang masuk surga serupa dengan Adam (dalam hal perawakan/postur dan gambaran), dan manusia itu senantiasa bertambah kecil sampai sekarang”, (HR. Bukhari dan Muslim).
*Catatan: 60 hasta = kira-kira 30m.
Allah SWT menyuruh para malaikat, bersujud kepada Adam untuk menghormatinya, maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Iblis menolak sujud dan bersikap sombong terhadap perintah Tuhannya, lalu Allah SWT bertanya kepadanya, sedangkan Allah lebih mengetahui.
”Wahai Iblis! Apa yang menghalangimu sujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua tanganKu. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?”, (QS Shaad: 75).
Iblis menjawab, ”Aku lebih baik daripadaNya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan Dia, Engkau ciptakan dari tanah”. (QS Shaad: 76).
Iblis tidak mengetahi, bahwa tanah itu lebih baik, lebih bermanfaat daripada api, karena pada tanah terdapat ketenangan, gampang diolah dan menumbuhkan tanaman, sedangkan pada api terdapat keadaan yang tidak terarah, dan membakar.
Allah SWT murka dan menjauhkan Iblis dari rahmatNya.
”Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah yang terkutuk, Sesungguhnya kutukanKu tetap atasmu sampai hari pembalasan”, (QS Shaad: 77-78).
Iblis sangat membenci Adam dan keturunannya. Iblis bersumpah, dengan nama Allah, akan memberi keburukan kepada mereka.
Iblis berkata, ”Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang ikhlas di antara mereka”, (QS Shaad: 82-83).
Allah berfirman, ”Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka jahanam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka semuanya”, (QS Shaad: 85).
Iblis dikeluarkan dari surga dan Adam ditempatkan di surga, maka Adam berjalan-jalan di surga sendiri tanpa ada pasangan. Beliau tertidur. Saat terbangun, di dekat kepalanya ada seorang wanita yang duduk. Allah SWT menciptakan pasangan Adam, dari tulang rusuknya.
”Siapa engkau?”, tanya Adam.
”Seorang wanita”, Jawabnya.
Adam bertanya lagi, ”Untuk apa engkau diciptakan?”.
”Agar engkau dapat merasa tenteram denganku”, Ia menjawab.
Dan para malaikat bertanya kepada Adam, ”Siapa namanya, wahai Adam?”.
Adam menjawab, ”Hawa”.
”Mengapa (disebut) Hawa?”, malaikat bertanya lagi.
”Karena ia diciptakan dari sesuatu yang hidup”, jawab Adam.
Selama Adam dan Hawa tinggal di surga, mereka boleh memakan semua buah-buahan yang ada, tetapi harus menjauhi sebuah pohon sebagai ujian kepada keduanya.
Allah berfirman, ”Wahai Adam! diamilah olehmu dan istrimu di surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik, di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim”, (QS Al Baqarah: 35).
”Wahai Adam! Sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi istrimu, maka sekali-kali janganlah ia sampai mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka”, (QS Thaha: 117).
Namun Iblis berpikir, bagaimana cara menyesatkan Adam dan Hawa. Iblis mendatangi Adam dan Hawa, sambil berkata, ”Wahai Adam! Maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon kekekalan dan kerajaan yang tidak akan binasa?”, (QS Thaha: 120).
Maka Adam dan Hawa menuruti bujukan Iblis, karena Iblis telah bersumpah. Adam dan Hawa berpikir, tidak mungkin ada yang berani bersumpah atas nama Allah. Akhirnya Adam dan Hawa mendatangi pohon itu dan memakan buahnya.
Tiba-tiba!.. aurat keduanya terbuka karena perbuatannya telah memakan buah tersebut. Mereka merasa malu dan sangat sedih.
Cepat-cepat, mereka mendatangi lagi pohon tersebut untuk memetik daun-daunnya, agar dapat menutupi auratnya.
Allah SWT berfirman, ”Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu, ”Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua”, (QS Al A’raaf: 22).
Adam dan Hawa, benar-benar menyesalinya, dan berkata, ”Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi”, (QS Al A’raaf: 23).
Allah SWT menerima penyesalan dan tobatnya, tetapi memerintahkan keduanya untuk turun ke bumi dan hidup di sana.
Adam dan Hawa tinggal di bumi dan dikaruniai keturunan yang banyak.
Mereka selalu mengajarkan dan mendidik anak-anaknya:
”Agar selalu menyembah Allah, menjalankan perintah dan petunjukNya, dunia adalah cobaan dan ujian, menjaga keimanan serta kebenaran, jangan berbuat syirik, maksiat, selalu waspada terhadap godaan dan tipu daya setan".
Wallaahu a’lambisshawaab.
Posting Komentar
- Berkomentar yang baik, sopan, dan sesuai isi artikel.
- Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan.
- Komentar berupa link aktif, iklan, berbau sara, atau pornografi akan dihapus.
- Mohon maaf jika ada komentar yang tidak kami jawab, karena di luar kemampuan Admin.